Metro24, Deliserdang – Masyarakat Bagan Percut dihebohkan dengan jasad seorang pria yang tewas dalam kondisi terikat, Minggu 07/05/24. Polsek Percut Sei Tuan langsung turun tinjau ke lokasi dan mengevakuasi jasad korban yang saat itu tidak diketahui identitasnya. Selasa 07/05/24.
” lnformasi di sampaikan kepolisian setempat, tubuh korban terikat dan beberapa bagian anggota tubuh mengalami lembam lembam, diduga kamatiannya di bunuh “.
Lanjutnya ” Korban bernama Rudiansyah, warga Dusun II Desa Cinta Rakyat Percut Seituan ” Kata Kapolsek Percut kepada wartawan.
Menurut keterangan warga setempat ” korban benar bernama Rudiansyah, salah seorang warga di Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Percut Seituan Kab. Deliserdang ” pungkas Kepala Dusun ll Erik.
Erik sendiri belum tahu penyebab kematian Rudiansyah, begitu pula Polsek Percut Sei Tuan yang masih berupaya menyelidiki kasus ini.
Untuk penyelidikan polisi olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi untuk segera mengungkap siapa pembunuh korban dan apa motifnya. “Ada 3 atau 4 saksi yang sudah kami periksa untuk mengusut pelakunya,” ujar Jhonson.
This post was published on 07/05/2024 12:02 pm
Metro24, PASURUAN - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pasuruan menyatakan akan segera menerbitkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) tahap…
Metro24, Gresik, 15 Juni 2026 — DPD LDII Kabupaten Gresik melakukan silaturahim dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PD Muhammadiyah) Gresik di…
Metro24, SURABAYA -Menyikapi maraknya demo mahasiswa ,bergelombang diberbagai daerah di Indonesia yang memprotes program MBG , Kepala negara harus mengambil…
Metro24, SIDOARJO - Kasus dugaan persetubuhan dan pencabulan anak di bawah umur di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, kembali memicu gelombang…
Metro24, BEKASI– Seorang karyawati swasta bernama Siti Rokaya (21), yang bekerja di PT Midea, diduga menjadi korban penganiayaan setelah mengalami…
Metro24, JAKARTA – Aliansi Rakyat untuk Keadilan dan Kesejahteraan Indonesia (ARUKKI) resmi menggugat Presiden Republik Indonesia ke Pengadilan Tata Usaha…