Lingkungan

Suhardiman Amby Pastikan Setiap Jalur yang Tampil Tahun 2024 di Tapian Narosa Mendapatkan 2 Juta

Pekanbaru, Metro24.co.id – Dalam melestarikan Budaya Pacu Jalur Tradisional 2024, Bupati Kuantan Singingi Dr. H. Suhardiman Amby akan berikan subsidi setiap Jalur 2 Juta rupiah.

Hal itu disampaikan Bupati Suhardiman Amby saat acara Forum Diskusi terkait persiapan Festival Pacu Jalur Tradisional Kabupaten Kuantan Singingi Tahun 2024 bersama mitra kerja Pemerintah Kuansing, di Aula Grand Central Hotel Pekanbaru, Sabtu 11/05/2024 malam

Setiap jalur akan kita berikan suntikan dana 2 juta untuk berlaga di Tepian Narosa Teluk Kuantan. Hal ini untuk semangat masyarakat kita dan ekspos budaya pacu jalur semakin viral”, ungkapnya

Untuk itu ia meminta kontribusi tiap perusahaan untuk mensukseskan Event budaya tahun 2024 ini.
Diskusi ini juga berkaitan dengan pencarian dana untuk event pacu jalur yang dipimpin langsung Dr. H. Suhardiman yang di dampingi Ketua Event Pacu Jalur 2024 Andi Cahyadi (Aheng) , dihadiri 47 wakil perusahaan dari 87 perusahaan yang di undang,

Hadir pada acara tersebut WAKA II DPRD Kuansing Juprizal, SE, Sejumlah Anggota DPRD Kuansing Fedrios Gusni, Riko Nanda, Sekda Kuansing dr. Fahdiansyah, Forkompimda, Kepala OPD, Camat serta elemen masyarakat seperti IKKS Pekanbaru, dan panitia pacu jalur.

Walaupun dana masih minus, namun Datuk Panglimo Dalam itu sangat optimistis event pacu jalur bisa dilaksanakan sesuai jadwal yakni 21 sd 25 Agustus 2024.
 
“Dengan kebersamaan antara Pemkab Kuansing dengan stakeholder khususnya kalangan pengusaha yang lokasi usahanya di Kuansing, kami yakin Pacu Jalur sukses dilaksanakan sesuai dengan perencanaan awal,” tegas Suhardiman Amby

“Bagi perusahaan yang masih berkomitmen di atas kertas, saya minta segera direalisasikan. Ini bukan sumbangan akan tetapi dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang regulasinya diatur dengan Peraturan Bupati (Perbup) diperuntukan untuk pengembangan aktivitas budaya, pariwisata dan berbagai kepentingan sosial kemasyarakatan,” ujar Suhardiman.

Dia mengingatkan, semua perusahaan yang memiliki basis usaha di Kuansing diharapkan memberikan CSR untuk sosial kemasyarakatan dan itu sebuah kewajiban. Jika ada yang menolak mengucurkan dana CSR nya, akan diberikan sanksi sesuai kewenangan Pemkab Kuansing, pungkasnya

This post was published on 11/05/2024 6:07 pm

Admin Metro24

Recent Posts

Kapolres Gresik Ungkap Lima Kasus Kejahatan, Korban Bersyukur Motor dan Barang Berharga Kembali

Metro24, GRESIK - Kepolisian Resor (Polres) Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dipimpin langsung Kapolres Gresik…

3 jam ago

LPKAN Jatim: Stok Qurban 2026 Surplus, Tapi Kesiapan SKKH dan Dampak Rupiah Melemah Jadi Kunci Lindungi Petani

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur (LPKAN Jatim) mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam…

8 jam ago

LPKAN Jatim: 24.365 Hewan Qurban Ditolak 2025, Pengawasan 2026 Harus Lebih Ketat*

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur mencatat sebanyak 24.365 ekor hewan qurban ditolak masuk pasar…

10 jam ago

Masjid Nusantara dan Rumah Zakat Gelar Seminar Strategi Kemandirian Lembaga Umat

Metro24, YOGYAKARTA — Seminar bertajuk “Roadmap 5 Tahun Menuju Lembaga Mandiri Operasional” sukses digelar pada Sabtu pagi, 16 Mei 2026,…

1 hari ago

LPKAN Indonesia Soroti Risiko Fiskal, Tata Kelola MBG, dan Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Hak Dasar Rakyat

Metro24, SURABAYA, 17 Mei 2026* Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (LPKAN) menilai situasi fiskal nasional 2026 memasuki fase yang…

1 hari ago

Muncul ke Publik, Aipda Slamet Hutoyo Akui Lakukan Penganiayaan, Kuasa Hukum Desak Polrestabes Surabaya Gelar Perkara

Metro24, SURABAYA - Nama anggota jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Aipda Slamet Hutoyo menjadi populer dalam sepekan terakhir ini.…

1 hari ago