Hukrim

Gawat! Kasus Jual Beli CPO Ilegal Marak di Kota Lama Inhu

Metro24, Indragiri Hulu – Kasus penampungan minyak mentah kelapa sawit alias Crude Palm Oil (CPO) yang lazim disebut ‘kencing’ CPO dan diduga ilegal, semakin tumbuh subur, pasalnya para mafianya tidak pernah di tindak, Selasa 04/06/24.

Salah seorang narasumber yang enggan disebutkan namanya, kepada Metro24.co.id mengatakan, ” praktik ini sudah berlangsung lama, Tepatnya diwilayah Polsek Rengat Barat. Lintas Timur Kota lama ” Red

Praktik ini sudah berlangsung lama dan semakin menjadi-jadi. ‘mafia atau toke CPO ini diduga mantan preman dari Medan disini menjelma menjadi bandit berdasih ” pungkasnya

Tambah sumber, ” dirinya menduga bahwa CPO itu curian ditengarai para supir tangki ” ungkapnya

Keberadaan mafia tersebut sangat meresahkan dan merugikan, berbagai pihak. Upaya telah dilakukan untuk menghentikan aktivitas jual beli minyak CPO ilegal. Tapi hingga kini Mafia yang satu ini bener – bener sudah siap berhadapan oleh hukum. Infornasi yang beredar Pekerjaan haram yang dilakukan berinisial (Zp) banyak melibatkan aparat.

Narasumber itu mengaku, praktik kencing CPO sangat merugikan negara. Karena sindikat distributor CPO ilegal tidak membayar pajak dan biaya retribusi lainnya. Adapun modus operandi untuk meluluskan praktik ilegal tersebut, yakni sebidang tanah berdinding seng dijadikan tempat penampungan dan pengolahan minyak haram tersebut.

Minyak sawit mentah yang diperoleh dari cara ilegal itu diperkirakan tidak memenuhi standar sehingga dapat menurunkan kualitas CPO yang menyebabkan turunnya harga. Padahal Indonesia sedang getol meningkatkan standar sistem pengelolaan minyak sawit berkelanjutan atau Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).

Dikonfirmasi terpisah perihal adanya kasus tersebut, APH dinegeri ini bunkam tertidur pulas khawatir aparat kami sudah mendapat Fasilitas lengkap dari Mafia CPO (Zp). Masih ingat 2 tahun lalu dibeberkan sumber, aparat berhasil menutup aktivitas haram di wilayah bandara Japura.

Publik menganggap bahwa kinerja aparat menuntaskan mafia CPO di wilayah Polsek Rengat Barat, tidak mampu dan takut salah menangkap para pelaku. Tim

This post was published on 04/06/2024 4:15 am

Admin Metro24

View Comments

Recent Posts

Kapolres Gresik Ungkap Lima Kasus Kejahatan, Korban Bersyukur Motor dan Barang Berharga Kembali

Metro24, GRESIK - Kepolisian Resor (Polres) Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dipimpin langsung Kapolres Gresik…

9 jam ago

LPKAN Jatim: Stok Qurban 2026 Surplus, Tapi Kesiapan SKKH dan Dampak Rupiah Melemah Jadi Kunci Lindungi Petani

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur (LPKAN Jatim) mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam…

14 jam ago

LPKAN Jatim: 24.365 Hewan Qurban Ditolak 2025, Pengawasan 2026 Harus Lebih Ketat*

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur mencatat sebanyak 24.365 ekor hewan qurban ditolak masuk pasar…

15 jam ago

Masjid Nusantara dan Rumah Zakat Gelar Seminar Strategi Kemandirian Lembaga Umat

Metro24, YOGYAKARTA — Seminar bertajuk “Roadmap 5 Tahun Menuju Lembaga Mandiri Operasional” sukses digelar pada Sabtu pagi, 16 Mei 2026,…

2 hari ago

LPKAN Indonesia Soroti Risiko Fiskal, Tata Kelola MBG, dan Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Hak Dasar Rakyat

Metro24, SURABAYA, 17 Mei 2026* Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (LPKAN) menilai situasi fiskal nasional 2026 memasuki fase yang…

2 hari ago

Muncul ke Publik, Aipda Slamet Hutoyo Akui Lakukan Penganiayaan, Kuasa Hukum Desak Polrestabes Surabaya Gelar Perkara

Metro24, SURABAYA - Nama anggota jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Aipda Slamet Hutoyo menjadi populer dalam sepekan terakhir ini.…

2 hari ago