Peristiwa

Kanopi Gedung MPP Jambi Roboh, Pengamat: Seharusnya Sebelum Pemasangan Perlu Dikaji Secara Teknis

Metro24, Jambi – Kanopi Gedung MPP Jambi Roboh, bangunan Mall Pelayanan Publik di Kabupaten Muaro Jambi beberapa waktu lalu terus berlanjut, bahkan menjadi pusat perhatian masyarakat, Rabu 05/06/24.

Gedung MPP Muaro Jambi yang dikerjakan oleh PT Putra Bungsu Makmur yang menelan anggaran Rp2,2 miliar itu banyak direspon dan berbagai pertanyaan kenapa bisa terjadi

Pengamat Kontruksi dalam Pandangan Akademisi Teknik, Ir Asmuni Jatoeb, MT mengatakan, ada beberapa hal yang membuat bagian depan gedung tersebut roboh seketika.

Ia juga menjelaskan, bahan yang digunakan untuk bangunan tidak sesuai sebagaimana mestinya yang sesuai spesifikasi teknis.

Jika dilihat dari foto tersebut, besi kanopi mempergunakan besi holo 40×40 mm bukan Baja siku,” kata Asmuni.

Dosen Teknik Sipil Unbari itu menyebut, jika dilihat dari foto tersebut bahwa, konstruksi kuda-kuda kanopi yang menempel ke balok tidak kuat memikul beban air hujan yang ada pada talang air diujung atap.

Ada kemungkinan besi kuda-kuda kanopinya kurang kuat terutama pada daerah sambungan,” sebutnya.

Asmuni menyampaikan, talang air cukup besar sehingga beban air hujan menjadi besar dan sambungan tertarik karena tidak kuat. Seharusnya sebelum pemasangan perlu dikaji secara teknis oleh konsultan pengawas.

Jika kontraktor sudah melaksanakan sesuai dengan gambar rencana pekerjaan tersebut, maka konsultan pengawas dan konsultan perencanaan dapar juga dimintakan pertanggungjawabannya,” tutupnya.

Sebelumnya, Gedung Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Muaro Jambi ambruk usai hujan lebat yang mengguyur hanya beberapa jam saja, Jumat (31/5/2024) lalu.

Padahal, bagunan yang menghabiskan anggaran Rp2,2 miliar yang dikerjakan PT Putra Bungsu Makmur itu baru saja difungsikan dan diresmikan oleh Pj Bupati.

Gedung Kanopi Gedung MPP Jambi Roboh terlihat sekitar pukul 16.00 WIB mulai dari bagian depan bahkan hampir semua atap plafon serta interior di depan mall tersebut berterbangan.

This post was published on 05/06/2024 11:34 am

Admin Metro24

Recent Posts

LPKAN Jatim: Stok Qurban 2026 Surplus, Tapi Kesiapan SKKH dan Dampak Rupiah Melemah Jadi Kunci Lindungi Petani

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur (LPKAN Jatim) mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam…

2 jam ago

LPKAN Jatim: 24.365 Hewan Qurban Ditolak 2025, Pengawasan 2026 Harus Lebih Ketat*

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur mencatat sebanyak 24.365 ekor hewan qurban ditolak masuk pasar…

3 jam ago

Masjid Nusantara dan Rumah Zakat Gelar Seminar Strategi Kemandirian Lembaga Umat

Metro24, YOGYAKARTA — Seminar bertajuk “Roadmap 5 Tahun Menuju Lembaga Mandiri Operasional” sukses digelar pada Sabtu pagi, 16 Mei 2026,…

1 hari ago

LPKAN Indonesia Soroti Risiko Fiskal, Tata Kelola MBG, dan Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Hak Dasar Rakyat

Metro24, SURABAYA, 17 Mei 2026* Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (LPKAN) menilai situasi fiskal nasional 2026 memasuki fase yang…

1 hari ago

Muncul ke Publik, Aipda Slamet Hutoyo Akui Lakukan Penganiayaan, Kuasa Hukum Desak Polrestabes Surabaya Gelar Perkara

Metro24, SURABAYA - Nama anggota jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Aipda Slamet Hutoyo menjadi populer dalam sepekan terakhir ini.…

1 hari ago

Aliansi Madura Indonesia Kecam Sikap Cuek Bupati dan Dinas PUPR Bangkalan Soal Makam Pahlawan yang Terbengkalai

​metro24,BANGKALAN — Kondisi Taman Makam Pahlawan (TMP) di Jl. Soekarno-Hatta No. 45, Kelurahan Mlajeh, Bangkalan, memicu gelombang protes keras dari…

2 hari ago