News

AMI Siap Adu Data Dan Fakta Dengan Dinkes Lamongan Dan BBPOM Saat Unjuk Rasa

Metro24, Surabaya – Aliansi Madura Indonesia adalah organisasi yang peduli peraturan dan perundangan undangan yang berlaku sekaligus menjadi kontrol sosial setiap kebijakan yang ada, dan bila ada penyelewengan serta dianggap melanggar aturan yang berlaku maka organisasi ini akan terus melakukan kewajiban untuk meluruskan serta menindaklanjuti hasil temuan dilapangan karena hal ini bentuk dari amanah Pancasila dan UUD 1945 yang menjadi hak paten untuk dipatuhi seluruh Rakyat Indonesia

Baihaki Akbar, tak segan menjadi orator diatas mobil komando untuk menyuarakan maraknya peredaran kosmetik tanpa ijin edar (TIE) yang berada di Lamongan, dalam orasi yang menggelegar dimobil komando dengan pengeras suara, jangan pernah abaikan suara Gerakan Aliansi Madura Indonesia (AMI) ini karena sesungguhnya demo ini untuk kebaikan semua, termasuk faktor kesehatan dan perlindungan konsumen,
Senin (24/06/24)

Kami siap adu Data untuk dapat membuktikan atas dugaan yang kami suarakan terkait maraknya peredaran kosmetik tanpa ijin edar (TIE) dengan Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan dan BBPOM Surabaya, kami juga menduga maraknya peredaran kosmetik tanpa ijin edar (TIE) dikabupaten lamongan adalah bentuk kelalaian dan pembiaran yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan.

Demo kali ini dilakukan sekitar ratusan orang para pengurus, anggota dan Simpatisan Ami yang di jaga oleh Kepolisian bertempat di . Karang Menjangan No.20, Airlangga, Kec. Gubeng, Surabaya, Jawa Timur

Ketua Umum Ami juga mengatakan dalam orasinya bahwa akan terus melakukan hal yang sama seperti ini dengan tambahan masa yang lebih banyak agar suara ini diperhatikan dan terus akan mengawal proses ini hingga keakar akarnya.

Ami memang dikenal dengan inten dalam kontrol sosial setiap kebijakan publik yang harus sesuai dengan Standarnya setiap penyelenggara negara (Kedinasan) yang memiliki standarisasi, karena Ami perkumpulan yang sah secara hukum untuk mengawasi dan menjadi kontrol sosial.


(Redho)

This post was published on 25/06/2024 5:24 am

Admin Metro24

Recent Posts

LPKAN Jatim: Stok Qurban 2026 Surplus, Tapi Kesiapan SKKH dan Dampak Rupiah Melemah Jadi Kunci Lindungi Petani

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur (LPKAN Jatim) mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam…

4 jam ago

LPKAN Jatim: 24.365 Hewan Qurban Ditolak 2025, Pengawasan 2026 Harus Lebih Ketat*

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur mencatat sebanyak 24.365 ekor hewan qurban ditolak masuk pasar…

5 jam ago

Masjid Nusantara dan Rumah Zakat Gelar Seminar Strategi Kemandirian Lembaga Umat

Metro24, YOGYAKARTA — Seminar bertajuk “Roadmap 5 Tahun Menuju Lembaga Mandiri Operasional” sukses digelar pada Sabtu pagi, 16 Mei 2026,…

1 hari ago

LPKAN Indonesia Soroti Risiko Fiskal, Tata Kelola MBG, dan Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Hak Dasar Rakyat

Metro24, SURABAYA, 17 Mei 2026* Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (LPKAN) menilai situasi fiskal nasional 2026 memasuki fase yang…

1 hari ago

Muncul ke Publik, Aipda Slamet Hutoyo Akui Lakukan Penganiayaan, Kuasa Hukum Desak Polrestabes Surabaya Gelar Perkara

Metro24, SURABAYA - Nama anggota jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Aipda Slamet Hutoyo menjadi populer dalam sepekan terakhir ini.…

1 hari ago

Aliansi Madura Indonesia Kecam Sikap Cuek Bupati dan Dinas PUPR Bangkalan Soal Makam Pahlawan yang Terbengkalai

​metro24,BANGKALAN — Kondisi Taman Makam Pahlawan (TMP) di Jl. Soekarno-Hatta No. 45, Kelurahan Mlajeh, Bangkalan, memicu gelombang protes keras dari…

2 hari ago