Metro24, Kuantan Singingi – Vidio viral beredar mempertontonkan tindakan arogan di lakukan oknum pegawai SPBU Desa Sako Pangian menjadi perbincangan di group medsos WAG.
Berdasarkan vidio yang beredar membuat beragam komentar di WAG info A1 dari berbagai opini.
Beberapa komentar menyampaikan : Mafia BBM di Kuansing sulit untuk di berantas, itu ada penertiban, nanti sore udah main lagi.
Balasan akun lain 082xx… : itu yang kumpul miinyak di timbun lalu di jual dengan harga bombastis, dah gk heran lagi.
Sementara sebagian warga menyampaikan kepada awak media memberikan keterangan
” Pegawai yang mengisi jerigen dan mobil tanki modifikasi mendapat keuntungan ” pungkas warga
Lanjutnya ” satu hari berapa ratus jerigen dan berapa puluh mobil tanki modifikasi ? Cobalah kalikan berapa hasilnya.
Makannya para pegawai SPBU lebih mengutamakan jerigen atau Tanki modif ketimbang yang lain “
Kata warga yang tidak mau namanya di publik.
Para mafia BBM di Sungai jering bisa di katakan tempat mengumpulnya pengepul BBM bersubsidi.
Pasalnya di siang hari pun kerap mengisi jerigen dan Tanki modifikasi di tengah-tengah masyarakat.
Parahnya lagi, kalau sudah malam pengisi jerigen dan mobil tanki modifikasi antri ratusan meter.
Secara kasat mata dari samping dan depan swalayan Indomart penuh jerigen berisi BBM.
Perbuatan mafia BBM sangat meresahkan warga, apalagi yang sedang belanja di swalayan tersebut.
” Mau gimana kita buat Bg, udah payah mobil kita keluar gegara mobil tanki modifikasi antri panjang gini ” kata pengunjung swalayan.
Lanjutnya, ” seharusnya bagi orang yang mau mengepul BBM jangan menutup jalan gini, terakhir kitapun ikut antrian tak jelas gini “
Pungkas pengunjung swalayan Alfamart kepada metro24 01/07/24 Pkl 20:15 Wib.
Hal ini tidak bisa di biarkan, seharusnya APH maupun Polantas Polres Kuansing ikut menertibkan kendaraan agar tidak terjadi kemacetan.
Sebab, apabila setelah malam hari khusus SPBU sungai jering di pastikan antri panjang akibat mobil modifikasi dan pembawa jerigen.
Diminta Dirkrimsus Polda Riau segera bertindak untuk menertibkan para mafia BBM di Desa Sako dan Sungai jering.
Pasalnya mafia BBM di duga telah melakukan perbuatan melawan hukum secara terang-tetangan dan meresahkan warga.
This post was published on 03/07/2024 6:01 am
Metro24, YOGYAKARTA — Seminar bertajuk “Roadmap 5 Tahun Menuju Lembaga Mandiri Operasional” sukses digelar pada Sabtu pagi, 16 Mei 2026,…
Metro24, SURABAYA, 17 Mei 2026* Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (LPKAN) menilai situasi fiskal nasional 2026 memasuki fase yang…
Metro24, SURABAYA - Nama anggota jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Aipda Slamet Hutoyo menjadi populer dalam sepekan terakhir ini.…
metro24,BANGKALAN — Kondisi Taman Makam Pahlawan (TMP) di Jl. Soekarno-Hatta No. 45, Kelurahan Mlajeh, Bangkalan, memicu gelombang protes keras dari…
Metro24, Makkah, Arab Saudi – Jamaah Haji Plus Indonesia khususnya asal Jawa Timur kini telah tiba di Tanah Suci dan…
Metro24, SURABAYA – Di era teknologi digital yang semakin mempermudah masyarakat dalam mendapatkan informasi, posisi perpustakaan masih tak tergantikan. Buktinya,…