News

Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Duga Kebal Hukum Beroperasi Skala Besar Menggunakan Excavator.

Metro24, Kuantan Singingi – Aktivitas tambang emas ilegal di Kecamatan Kuantan Tengah Desa Koto Taluk di duga kuat kebal hukum.

Pasalnya para pekerja berani menggunakan excavator demi meruap keuntungan lebih Fantastis, Sabtu 14/07/24.

Informasi yang di terima metro24.co.id alat berat excavator orange Hitachi bekerja malam hari,… Red

Selanjutnya, warga desa pintu gobang membenarkan ada pekerja PETI di dalam arah sungai pudang

” Iya Bg, mereka kerja malam hari pake alat berat, kalau siang alat berat di simpan di bawah sawit.

Kalau siang gini orang itu tinggal menembak menggunakan air untuk mengambil hasil galian dari alat excavator ” pungkas warga ketika memberi keterangan di simpang cuka desa pintu gobang kari.

Masih dengan warga ” kalau tak percaya liat aja langsung, ini jalannya terus saja.

Nanti setelah jembatan belok kanan, pasti ketemu orang itu lagi bekerja ” tutupnya.

Di tempat yang terpisak Kapolres Kuansing AKBP Pangucap Priyo Soegito SIK MH pada saat di konfirmasi,
” Di mana ini tempatnya ? Akan kita chek ” Pungkasnya singkat.

Lanjut Kasat Reskrim Shilton ” akan kita chek langsung kelokasi, trims infonya ” beber kasat kepada metro24.co.id

Fuja Ibrahim menyampaikan komentarnya langsung membenarkan kegiatan PETI menggunakan excavator,

” benar, mereka bekerja menggunakan alat berat, bekerja malam hari.

Soalnya tadi malam saya sudah langsung chek lokasi Pkl 01.30 Wib ” Pungkasnya

Aktivitas Tambang Emas Ilegal skala besar menggunakan excavator seharusnya di tindak tegas oleh APH demi menjaga dampak lingkungan.

This post was published on 13/07/2024 7:55 am

Admin Metro24

Recent Posts

HMI MPO Kuantan Singingi Dukung Musda Ulang dan Pemekaran BADKO Demi Penguatan Kaderisasi

Metro24, Kuantan Singingi — Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi Cabang Kuantan Singingi menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan Musda ulang BADKO…

14 jam ago

Polres Malang Tetapkan Tersangka Kasus Perusakan di Pantai Wedi Awu*

Metro24, MALANG– Polres Malang menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana pengrusakan dan kekerasan terhadap wisatawan di kawasan Pantai…

23 jam ago

Direktur YLBH Fajar Trilaksana Ingatkan DPRD Gresik: Pokir Jangan Dijadikan “Bancakan”

Metro24, GRESIK -Direktur YLBH Fajar Trilaksana (FT), Andi Fajar Yulianto, mengingatkan anggota DPRD Gresik agar tidak menjadikan program pokok pikiran…

1 hari ago

Kapolsek Benai dan Kades Gunung Kesiangan Sambangi Nenek Siti Fatimah, Wujud Kepedulian Tanpa Banyak Kata

Metro24, Kuantan Singingi – Kepedulian terhadap sesama kembali terlihat di Kecamatan Benai. Kapolsek Benai IPDA Muhammad Ali Sodiq bersama Kepala…

1 hari ago

Pembentukan DPRT PSI Sidoarjo Capai 85 Persen

Metro24, SIDOARJO- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sidoarjo terus mempercepat pembentukan Dewan Pimpinan Ranting (DPRT) di seluruh…

2 hari ago

Polres Gresik Bersama Polda Jatim Periksa dan Tertibkan Senjata Api Organik Anggota

Metro24, GRESIK - Polres Gresik bersama tim gabungan Polda Jawa Timur memperketat pengawasan internal dengan menggelar pemeriksaan dan penertiban senjata…

2 hari ago