News

Belasan remaja yang tertangkap Polisi dilakukan pembinaan rohani dan mental

Metro24, Jakarta – Polsek Makasar Polres Metro Jakarta Timur memberikan pembinaan terhadap 12 anak yang diamankan oleh Kepolisian karena terlibat tawuran pada beberapa waktu lalu.

“Terhadap 12 anak yang kami amankan dilakukan pembinaan rohani dan mental di Mushola Nur Islah Polsek Makasar.” Ujar Kapolsek Makasar Kompol Ivan Adhitira saat dikonfirmasi. Selasa (17/09/24) sore.

Dia menyebutkan bahwa 12 anak yang diamankan tersebut masih duduk di bangku sekolah.

“Para remaja itu merupakan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA),” ungkapnya.

Kapolsek menjelaskan, kegiatan pembinaan rohani dan mental yang dilakukan oleh Anggotanya ini bertujuan membuat para pelaku tawuran jera akan perbuatan yang melanggar hukum dan diharapkan para pemuda yang ada di wilayah Makasar jangan melakukan aksi tersebut, agar tidak berurusan dengan pihak yang berwajib.

” Terhadap 12 anak yang terlibat tawuran ini, dilakukan pembinaan di Mushola yang diisi dengan sholat Ashar berjamaah dilanjutkan tausiah oleh IPDA Jamal dan Ustad Saiful .” Tutur nya.

Mereka semua diberikan pembekalan dan renungan hati terkait dengan apa yang mereka lakukan yang bisa sangat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

” Wajib mematuhi aturan Agama dan aturan pemerintah tentang larangan melakukan kekerasan.” Kata ustad Saiful dalam ceramahnya.

Iapun berpesan kepada Para pelaku tawuran yg diamankan adalah generasi muda penerus bangsa maka dari itu tingkatkan keimanan dan ketakwaan serta bekali diri dengan kemampuan yg memadai guna menatap masa depan yg lebih baik.

” Jangan sia-siakan kepercayaan orang tua yg telah mendidik kalian hingga remaja saat ini maka dari itu buat orang tua kalian bangga dengan prestasi.” Ungkapnya.

Pihak Kepolisian berharap pencegahan aksi tawuran di masyarakat bagi lingkungan keluarga mempunyai peran penting. Karenanya orang tua diminta untuk peduli terhadap pergaulan anaknya agar menghindari kenakalan remaja yang bisa merugikan masyarakat.

Dia menegaskan bahwa guna memberikan efek jera kepada para remaja tersebut, pihaknya pun memanggil para orang tua dari remaja yang berhasil diamankan tersebut agar mereka tidak mengulangi perbuatannya.
(Ranto)

This post was published on 17/09/2024 1:31 pm

Admin Metro24

Recent Posts

Bank Syariah Annisa Mukti Berikan Pembekalan Literasi dan Edukasi Keuangan Syariah Kepada Ibu PKK di Perumahan Jaya Regency

Metro24, SIDOARJO -Bank Syariah Annisa Mukti memberikan pembekalan tentang literasi keuangan syari'ah kepada 50 kader ibu PKK di Perumahan Jaya…

9 jam ago

Berkat Kesigapan Polsek Duduksampeyan, Polisi Gadungan Pemalak Warung Ditangkap

Metro24, GRESIK - Gerak cepat jajaran Unit Reskrim Polsek Duduksampeyan membuahkan hasil. Seorang pria yang nekat menyamar sebagai anggota polisi…

9 jam ago

Doa dan Dukungan Mengalir untuk Alfridha Massayu Putrisena di Ajang Duta Wisata Gus Yuk Kota Mojokerto 2026*

Metro24, Mojokerto — Semangat generasi muda dalam melestarikan budaya dan memperkenalkan potensi daerah kembali terlihat dalam ajang Pemilihan Duta Wisata…

19 jam ago

Komitmen Jaga Kondusifitas Kamtibmas, Kapolresta Sidoarjo Ngopi Bareng Mahasiswa

Metro24, SIDOARJO -Suasana akrab dan penuh dialog mewarnai kegiatan ngopi bareng antara Kapolresta Sidoarjo dengan sejumlah perwakilan mahasiswa di Kedai…

19 jam ago

HMI MPO Kuantan Singingi Dukung Musda Ulang dan Pemekaran BADKO Demi Penguatan Kaderisasi

Metro24, Kuantan Singingi — Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi Cabang Kuantan Singingi menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan Musda ulang BADKO…

1 hari ago

Polres Malang Tetapkan Tersangka Kasus Perusakan di Pantai Wedi Awu*

Metro24, MALANG– Polres Malang menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana pengrusakan dan kekerasan terhadap wisatawan di kawasan Pantai…

2 hari ago