News

Tiga Pelaku Diduga Jual Lapak Ilegal di Zona Terlarang Diamankan di Teluk Kuantan

Metro24, Kuansing – Aparat gabungan mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam praktik penjualan lapak ilegal di kawasan terlarang Jalan Imam Bonjol, Teluk Kuantan. Aksi ini terbongkar setelah dilakukan penertiban pada malam hari.

Ketiga pelaku yang diamankan berinisial HS, EP, dan YG. Salah satu pelaku, HS, diketahui merupakan staf khusus Bupati Kuansing, sementara EP dan YG adalah masyarakat umum.

Mereka diduga telah menjual lapak sepanjang 60 meter di area yang telah ditetapkan sebagai zona terlarang atau “zona merah” oleh Kapolda Riau.

Menurut informasi yang diperoleh, para pelaku diduga menjual lapak tersebut seharga Rp400.000 per hari kepada para pedagang.

Dari hasil penjualan lapak sepanjang 60 meter selama lima hari perayaan Pacu Jalur, total pendapatan yang mereka raih diperkirakan mencapai sekitar Rp120 juta.

Sekretaris Dinas Koperasi, Perdagangan, Perindustrian (Kopdagrin) Kabupaten Kuansing, Junaidi, membenarkan adanya penertiban bahwa kawasan Jalan Imam Bonjol hingga tepi Sungai Kuantan merupakan area terlarang untuk aktivitas berjualan.

Junaidi menjelaskan bahwa modus operandi para pelaku diduga dengan menerbitkan surat keputusan (SK) palsu.

“Dinas Kopdagrin tidak pernah mengeluarkan SK (surat keputusan) lapak di kawasan itu,” tegas Junaidi.

Penertiban yang dilakukan pada, Rabu (20/8/2025) pukul 21.00 WIB malam itu mengungkap praktik ilegal ini. Ketiga pelaku kini telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut.

Hingga saat ini, Kapolres Kuansing AKBP Ricky Pratidiningrat belum memberikan keterangan resmi mengenai kasus tersebut.

This post was published on 25/08/2025 8:04 am

Admin Metro24

Recent Posts

Kapolres Gresik Ungkap Lima Kasus Kejahatan, Korban Bersyukur Motor dan Barang Berharga Kembali

Metro24, GRESIK - Kepolisian Resor (Polres) Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dipimpin langsung Kapolres Gresik…

4 jam ago

LPKAN Jatim: Stok Qurban 2026 Surplus, Tapi Kesiapan SKKH dan Dampak Rupiah Melemah Jadi Kunci Lindungi Petani

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur (LPKAN Jatim) mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam…

9 jam ago

LPKAN Jatim: 24.365 Hewan Qurban Ditolak 2025, Pengawasan 2026 Harus Lebih Ketat*

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur mencatat sebanyak 24.365 ekor hewan qurban ditolak masuk pasar…

10 jam ago

Masjid Nusantara dan Rumah Zakat Gelar Seminar Strategi Kemandirian Lembaga Umat

Metro24, YOGYAKARTA — Seminar bertajuk “Roadmap 5 Tahun Menuju Lembaga Mandiri Operasional” sukses digelar pada Sabtu pagi, 16 Mei 2026,…

1 hari ago

LPKAN Indonesia Soroti Risiko Fiskal, Tata Kelola MBG, dan Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Hak Dasar Rakyat

Metro24, SURABAYA, 17 Mei 2026* Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (LPKAN) menilai situasi fiskal nasional 2026 memasuki fase yang…

1 hari ago

Muncul ke Publik, Aipda Slamet Hutoyo Akui Lakukan Penganiayaan, Kuasa Hukum Desak Polrestabes Surabaya Gelar Perkara

Metro24, SURABAYA - Nama anggota jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Aipda Slamet Hutoyo menjadi populer dalam sepekan terakhir ini.…

1 hari ago