News

Gus Yaqut Bantah Terima Uang Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2023-2024

Jakarta. Metro24 – Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut menegaskan dirinya tidak pernah menerima sepeser pun uang terkait dugaan korupsi kuota haji 2023-2024.

“Saya tidak pernah menerima sepeser pun dari kasus yang dituduhkan kepada saya,” tegasnya, Kamis (12/3/2026), saat resmi mengenakan rompi oranye tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuju mobil tahanan.

Gus Yaqut menegaskan kebijakan yang diambilnya saat menjabat menteri agama semata-mata demi keselamatan jemaah haji Indonesia.

“Saya lakukan semua kebijakan ini semata-mata untuk keselamatan jemaah,” ujarnya.

Sebelumnya, Yaqut memenuhi panggilan KPK sekitar pukul 13.00 WIB di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. Ia datang didampingi pengacaranya, Melissa Anggraeni, mengenakan baju putih, jaket krem, dan kopiah hitam.

Yaqut tidak banyak berkomentar terkait pemeriksaan hari ini. Ia hanya menyatakan hadir untuk memenuhi undangan penyidik dan membantah meminta penundaan.

“Saya hadiri undangan penyidik KPK, bismillah,” katanya.

Ia memastikan pemeriksaan ini akan dimanfaatkan untuk memberikan keterangan terkait pembagian kuota haji tambahan 2024 yang menjadi materi penyidikan.

“Ini kesempatan saya memberikan keterangan,” tegas Gus Yaqut.

Pemeriksaan Yaqut ini merupakan kelanjutan dari penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji, setelah hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak praperadilan, Rabu (11/3/2026). Dengan penolakan itu, status tersangka Yaqut sah sesuai prosedur hukum.

Dalam kasus ini, Yaqut sudah ditetapkan sebagai tersangka bersama stafsusnya, Ishfah Abidal Aziz atau Gus Alex, pada 8 Januari 2026. Keduanya dijerat dengan Pasal 2 dan Pasal 3 UU Tipikor terkait kerugian negara.

KPK menjelaskan dugaan korupsi terletak pada pembagian kuota haji tambahan yang tidak sesuai ketentuan, yakni 92% untuk haji reguler dan 8% untuk haji khusus, sebagaimana diatur dalam UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Haji dan Umrah.

This post was published on 13/03/2026 8:41 am

Tags: Gus yaqut
Admin Metro24

Recent Posts

Kapolres Gresik Ungkap Lima Kasus Kejahatan, Korban Bersyukur Motor dan Barang Berharga Kembali

Metro24, GRESIK - Kepolisian Resor (Polres) Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dipimpin langsung Kapolres Gresik…

4 jam ago

LPKAN Jatim: Stok Qurban 2026 Surplus, Tapi Kesiapan SKKH dan Dampak Rupiah Melemah Jadi Kunci Lindungi Petani

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur (LPKAN Jatim) mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam…

9 jam ago

LPKAN Jatim: 24.365 Hewan Qurban Ditolak 2025, Pengawasan 2026 Harus Lebih Ketat*

Metro24, SURABAYA – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur mencatat sebanyak 24.365 ekor hewan qurban ditolak masuk pasar…

10 jam ago

Masjid Nusantara dan Rumah Zakat Gelar Seminar Strategi Kemandirian Lembaga Umat

Metro24, YOGYAKARTA — Seminar bertajuk “Roadmap 5 Tahun Menuju Lembaga Mandiri Operasional” sukses digelar pada Sabtu pagi, 16 Mei 2026,…

1 hari ago

LPKAN Indonesia Soroti Risiko Fiskal, Tata Kelola MBG, dan Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Hak Dasar Rakyat

Metro24, SURABAYA, 17 Mei 2026* Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (LPKAN) menilai situasi fiskal nasional 2026 memasuki fase yang…

1 hari ago

Muncul ke Publik, Aipda Slamet Hutoyo Akui Lakukan Penganiayaan, Kuasa Hukum Desak Polrestabes Surabaya Gelar Perkara

Metro24, SURABAYA - Nama anggota jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Aipda Slamet Hutoyo menjadi populer dalam sepekan terakhir ini.…

1 hari ago