News  

Lokasi Pisangan Lama Timur III Jakarta Timur Diduga Oknum Penjual Obat Ilegal Kian Marak Terindikasi Sikap Arogansi Dan Terhadap Awak Wartawati 

Metro24,Jakarta – Ada laporan keresahan Publik lokasi Pisangan Lama Timur III jakarta,diduga Oknum Penjual Obat Terindikasi Sikap Arogansi Terhadap Awak Wartawati saat bersilahturahmi ke lokasi Pisangan r Lama Timur III Jakarta Timur tersebut yang diliput alat bukti dengan gaya bersikap kasar dan Arogansi dengan dinilai tidak ada Attitude yang baik.(2/9/2025).

 

Sifat Arogansi dan Konsekuensinya

Sikap arogan

adalah sikap sombong, congkak, dan angkuh yang ditunjukkan melalui perasaan superioritas dan keinginan untuk mendominasi orang lain, seperti menantang dengan pakai gaya jari sikap tidak menyenangkan contoh jari simbol contoh fuck you.

 

Konsekuensi yaitu :

Seseorang yang menunjukkan sikap arogan dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi orang lain, dan dalam konteks tertentu, tindakan arogan bisa dianggap sebagai bentuk pelanggaran hukum jika disertai dengan tindakan pemaksaan, kekerasan, atau perbuatan yang melanggar hak orang lain.

 

Dugaan sikap oknum penjual obat Ilegal tersebut tidak ada sikap terpuji terhadap awak Wartawati bersilahturahmi serta menyambut dengan sambutan hangat dan memberikan senyumannya dengan baik, serta justru berarogansi saat dihimpun untuk mengambil gambar dengan Terindikasi undur pidana dan,ada gaya sikap premanisme yang cukup meresahkan publik.

 

Pihak awak Wartawati pun telah berkordinasi dengan oknum pihak penjual obat yang sudah bersilahturahmi serta telah konfirmasi dengan sikap nada lembut

 

Ciri ciri oknum penjual obat yang dihimpun dengan liputan awak Wartawati yaitu :

Tinggi badan diprediksinkurang lebih 170 cm.

Berat badan oknum penjual obat Ilegal berdasarkan alat bukti dari foto gambar yang sudah berkonfirmasi sambutan hangat yang baik. diprediksi kurang lebih 55 kg.

Bentuk badan kurus.

Memakai kaos dan sandal saat aktifitas dagang obat terlarang dan tidak ada perizinan yang baik.

 

Tidak ada keterangan dari oknum pihak penjual obat yang dihimpun oleh awak Wartawati tersebut hanya dimintai ambil gambar dengan sikap arogansi yang mempersilahkan ambil gambar serta tidak ada sikap sinergitas terhadap awak Wartawati yang telah memberikan kehadiran sambutan baik.

 

Lokasi dagangan oknum penjual obat tersebut diduga tidak memiliki persyaratan perizinan dan tidak ada identitas yang jelas hanya menjalani transaksi untuk menguntungkan aj dilingkungan masyarakat umum.

 

Tidak ada tindakan tegas maupun tidak ada tindakan peneguran dari pihak RT/RW setempat,LMK setempat,Pemda setempat dikarenakan kinerja dan pelayanan nya ketua RT/RW setempat khusus di lokasi Pisangan Timur Lama III tersebut adanya pembiaran cukup dinilai meresahkan dan berdampak negatif cukup tidak nyaman keberadaannya.

 

Tidak ada tindakan penertiban dari pihak sat pol pp dan Babinsa TNI AD terkait ada tindakan sikap arogansi oknum penjual obat terlarang terhadap awak Wartawati tersebut.

 

Sifat arogan adalah sikap sombong, congkak, dan angkuh yang disertai perasaan superioritas dan merendahkan orang lain, sehingga sulit menerima masukan atau bekerja sama dalam tim. Orang yang arogan merasa diri mereka lebih penting, lebih pintar, atau lebih unggul dibandingkan orang lain dan menunjukkan perilaku yang kurang menghargai atau meremehkan orang di sekitarnya.

 

Keterangan pihak awak Wartawati yang dihimpun dan disoroti,” bahwa jejak oknum penjual obat terlarang tersebut diduga sangat ilegal identitas pelayanannya dan sikapnya terhadap lingkungan sangat meresahkan dampaknya.

 

 

Tidak ada keterangan dari pihak warga Pisangan jakarta timur setempat terkait adanya titik lokasi penjual obat terlarang yang terindikasi unsur pidana meresahkan disoroti awak Wartawati tersebut dan ada sikap arogansi dengan Terindikasi cukup menganggu ketertiban umum.

 

Ciri-ciri Orang Arogan:

Merasa Lebih Unggul:

Memiliki pandangan bahwa diri mereka lebih baik atau lebih penting daripada orang lain dalam berbagai hal, seperti kecerdasan, keterampilan, atau nilai.

 

 

Merendahkan Orang Lain: Seringkali menunjukkan sikap dan perkataan yang meremehkan, tidak menghormati, atau merendahkan orang lain.

Sulit Menerima Masukan:

Kesulitan dalam menerima kritik, saran, atau masukan dari orang lain, karena menganggap pendapatnya paling benar.

 

Memaksakan Kehendak:

Cenderung memaksakan pendapat atau kehendaknya sendiri dan tidak ingin mengakui atau menghargai pandangan orang lain.

Sulit Bekerja Sama:

Kesulitan berkolaborasi dalam tim karena fokus pada diri sendiri dan ingin selalu menjadi yang paling menonjol.

 

Tidak Sopan dan Angkuh:

Perilaku yang ditandai dengan kesombongan yang tidak sopan dan rasa superioritas yang tinggi.

 

Dampak Sifat Arogan:

Hubungan Interpersonal yang Merusak:

Menciptakan ketegangan dan membuat orang lain malas berinteraksi karena merasa tidak dihargai.

 

Perasaan Tidak Dihargai:

Membuat lawan bicara merasa tidak dihargai dan mengurangi keinginan untuk berinteraksi.

 

Jejak oknum penjual obat terlarang diduga bagian Potensi Memiliki Banyak Musuh:

Sikap yang kurang terpuji dan tercela ini tidak disukai banyak orang, sehingga berpotensi menciptakan konflik dan permusuhan.

 

Menurut keterangan pengurus organisasi pers inisial R yang dihimpun oleh awak media online terkait ada sikap arogansi Dan sikap Intiminidasi terhadap Awak wartawati merupakan pelanggaran berat dan juga ada sikap terindikasi meresahkan kehidupan bermasyarakat dari jejak Intiminidasi yang cukup berdampak melanggar peraturan hukum dinegara Republik Indonesia ini dikarenakan pihak oknum penjual obat terlarang diduga tidak ada sikap terpuji dan juga tidak ada sinergiritas baik dan tidak ada identitas yang sah di wilayah sejabodetabek tersebut serta oknum penjual obat dari kalangan pengangguran dan pendatang ke pulau Jawa hnya jalani bisnis haram dan ilegal.

(Reporter H.Ranto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *