Metro24, Kuantan Singingi – Salah seorang pemuda asal Kuantan Hilir Seberang Mahasiwa Teknik Elektro Universitas Riau angkatan 2022 menanggapi pemberitaan terkait Peti yang ada dikampung halamannya Kuantan Hilir Seberang (11/12/2025).
Sebut saja Dipo (Minta Namanya disamarkan) mengatakan kepada media, “Saya mahasiswa bang, dan saya baca undang undang, saya paham betul pekerjaan yang saya lakukan salah Dimata Undang Undang. Tapi apakah yang saya kerjakan salah Dimata Allah bang? Ucap Dipo
Saya Salah satu pekerja Peti yang ikut bekerja di rakit oom saya yang berada di Kuantan Hilir seberang. Hari ini, saya ikut bekerja di kampung bang, karena akhir semester , dan sebentar lagi harus bayar uang UKT (Uang Kuliah Tunggal), saya harus kerja mendompeng bang.
Ayah saya sudah tidak ada, siapa yang mau membiayai kuliah saya bang, kalau saya tak kerja ikut dengan oom saya? Dompeng tempat saya bekerja, itu ada ditempat diberitakan oleh salah satu media bang.
Saya mohon dengan sangat kepada Pak Polisi, jangan tangkap saya pak, jangan bakar Dompeng oom saya, saya harus bayar kuliah Semester ini.
Lanjut Dipo, Oom saya yang membantu selama ini juga mengkuliahkan saya untuk bayar kos, kalau beliau juga tidak bekerja, siapa yang bantu saya bayar uang kos nanti? Karena Dompeng ini saya bisa Kuliah bang. Saya tak ingin berdebat bang, karena saya tau Dompeng ini salah Dimata hukum, tapi sebagai sesama manusia, saya meminta kepada abang Abang wartawan, ketahui juga, Dompeng ini yang mengantarkan saya kuliah di Pekanbaru tutup Dipo.












