Dugaan Kebrutalan PT.Tiga Raja Mas. Warga Desa Sungai Akar Minta Pelaku Pengeroyokan dan Kebrutalan Segera di Proses Hukum.

Metro24.co.id – INHU – Pasca terjadinya Konflik Di lahan Kawasan Desa Sungai Akar membuat warga menjadi “berang” menuntut pertanggungjawaban kebrutalan PT.Tiga Raja Mas.Handy Wu sebagai direktur utama sedangkan M.Ali, minta segera di tangkap.

 

Menurut warga kepada Metro 24.co.id, keributan yang terjadi di areal lahan 1261 Hektar beberapa hari lalu tidak dapat di toleran, dari banyak saksi melihat orang tak di kenal melakukan perbuatan anarkis secara berutal disebuah rumah warga bukan itu saja pelaku juga membakar dua unit kendaraan roda empat milik warga yang tidak membawa muatan dan beberapa unit lagi kendaran roda dua saat melintas di areal lahan perkebunan sawit turut menjadi amukan para pelaku,” warga resah ketakutan.

 

Awalnya konflik ini terjadi di sebuah tempat kantor Administrasi perkebunan di Pekanbaru, warga mendapat pelayanan buruk hingga merembet ke warga desa. Kuat dugaan Hal itu di lakukan oleh pihak PT. Tiga Raja Mas,” Hingga berujung laporan Polisi.

Sotan Paulus Gultom, salah satu korban pengeroyokan warga desa Sungai Akar telah membuat laporan Polisi Nomor : LP/B/449/XI2025/SPKT/POLSEK BUKIT RAYA/POLRESTA PEKANBARU/POLDA RIAU, 27 November 2025 sekira pukul 18.09 Wib tentang dugaan tindak Pidana Pengeroyokan.

 

Korban mengatakan bermula kejadian di kantor administrasi perkebunan yang berada di Pekanbaru, saat itu korban sedang mengikuti rapat dengan pihak Agrinas Palma Nusantara, namun diantara mereka terjadi perdebatan hingga menimbulkan emosi.

 

Berlanjut pemukulan hingga mengenai bagian pelipis mata Sotan Gultom, dan kepala korban, akhirnya korban membuat laporan. Tentang pengeroyokan.

 

Kuat dugaan pelaku pengeroyokan terhadap warga desa sungai Akar, orang suruhan Dirut PT.Tiga Raja Mas, KSO Agrinas Palma Nusantara, yang di sebut pengelola perkebunan sawit di Desa Sungai Akar seluas 1261 Hektar. (Selasa 16 Desember 2025),”.

 

Puncaknya Sabtu 13 Desember, sekira pukul 18.30 Wib, sejumlah orang tak di kenal mendatangi rumah warga persisnya tidak jauh dari areal lahan yang di kelola PT. Tiga Raja Mas Desa Sungai Akar.

 

Salah satu rumah warga yang menjadi sasaran konflik kebrutalan pihak PT.Tiga Raja Mas, Evan Mendrofa, warga Desa Sungai Akar Indaragiri Hulu. Yang merupakan penduduk lama Desa Sungai Akar.

 

Mendrofa mengalami hal tragis, rumah nya di jarah sedangkan anak kandung yang masih dibawah umur ikut menjadi korban trauma takut kembali kerumah sadisnya, beberapa orang dari Pelaku nekat memasuki kamar milik warga berikut uang didalam kamar untuk belanja dagangan berjumlah Rp 6000.000 (Eenam juta rupiah) raib kuat dugaan diambil oleh pelaku.

 

Korban amukan ke brutalan, menceritakan kejadian tragis itu kepada tetangganya Hendrik Marbun, Evan Mendrofa dan Merina Zaluhu, kedua suami istri menjadi korban kebrutalan. keluarga Mendrofa, mengalami hal histeris. Kejadian yang dialami warga Desa Sungai Akar itu telah dilaporkan ke Mapolsek terdekat.

 

Sambung warga Kedatangan sekelompok orang tak di kenal membabi buta teriak, bahwa mereka suruhan M.Ali. kedatangan sekelompok orang ber ala preman mengundang keresahan warga, mereka membawa sebuah botol pelastik berisi bahan bakar sambil teriak teriak mengatakan, kami tidak pernah takut berhadapan dengan siapapun. Ucap Mendrofa menirukan pelaku.

 

Konflik yang mengundang keresahan warga desa Sungai Akar kini telah di tangani oleh pihak kepolisian. Juga rumah warga yang menjadi sasaran ke brutalan pelaku telah di Police Line (garis polisi).

warga menduga, Handy Wu direktur utama dan M.Ali Komisaris PT. Tiga Raja Mas, terlibat dalam persolan ini.

 

Dugaan warga semakin kuat sekelompok orang tak di kenal membabi buta secara brutal datang secara tiba-tiba ke areal perkebunan pemukiman warga, tidak menutup kemungkinan besar spesialis eksekutor PT.Tiga Raja Mas. Hingga berita ini diturunkan pihak PT.Tiga Raja Mas tidak dapat dihubungi.”

 

(Holmes Pane, S.H)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *