News  

Ini 6 Arah Kebijakan Strategis Presiden Prabowo untuk 2026

Metro24 – Presiden Prabowo Subianto menetapkan enam arah kebijakan strategis nasional dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

Enam kebijakan strategis tersebut meliputi:

  1. Ketahanan pangan dan energi, dengan fokus pada swasembada pangan melalui peningkatan produksi dan cadangan nasional, serta swasembada energi lewat optimalisasi sumber energi dalam negeri dan percepatan transisi energi.
  2. Peningkatan kualitas sumber daya manusia, melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menargetkan 82,9 juta penerima pada 2026, Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk deteksi dini dan penguatan layanan kesehatan daerah, serta penguatan sektor pendidikan lewat Sekolah Rakyat dan digitalisasi pembelajaran menggunakan papan tulis interaktif.
  3. Penguatan ekonomi nasional, yang diarahkan pada pembentukan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih sebagai penggerak ekonomi lokal, percepatan hilirisasi sumber daya alam, serta mendorong pertumbuhan inklusif melalui investasi, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan UMKM.
  4. Pembangunan berbasis wilayah dan lingkungan, dengan pembentukan 1.100 Kampung Nelayan Merah Putih untuk mendukung swasembada protein laut, serta pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), termasuk 34 proyek waste to energy di 34 kota dengan nilai investasi hampir 3,5 miliar dolar AS.
  5. Pengentasan kemiskinan, melalui integrasi bantuan sosial dengan program pemberdayaan ekonomi masyarakat agar lebih berkelanjutan.
  6. Politik luar negeri, yang tetap mengedepankan prinsip politik bebas aktif serta penguatan kerja sama di bidang perdagangan dan keamanan.

Kebijakan tersebut dipaparkan Presiden Prabowo di hadapan 4.011 peserta Rakornas yang terdiri dari pimpinan kementerian dan lembaga negara, serta kepala daerah dari tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota se-Indonesia.

Dalam arahannya, Presiden menegaskan visi besar pembangunan nasional yang berorientasi pada kekuatan negara dan kesejahteraan rakyat.

“Indonesia harus kuat. Indonesia harus indah. Rakyat kita harus bahagia. Kita mau menjadi negara maju modern, di mana seluruh rakyat kita mengalami kualitas hidup yang baik,” tegas Presiden Prabowo Subianto.

Rakornas ini turut dihadiri Menteri Agama Nasaruddin Umar bersama Wakil Menteri Agama Romo H.R. Muhammad Syafi’i dan jajaran Pejabat Eselon I Kementerian Agama. Kehadiran Kementerian Agama menegaskan komitmen untuk menyelaraskan program lintas sektor dengan visi pembangunan pemerintah pusat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *