Metro24 – Kementerian Agama mulai mencairkan Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi guru madrasah secara bertahap mulai pekan ini.
Proses penyaluran dilakukan seiring percepatan penerbitan Surat Keputusan Analisis Kelayakan Penerima Tunjangan (SKAKPT).
Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Amien Suyitno mengatakan, pencairan sudah berjalan bagi guru yang SKAKPT-nya telah terbit.
“Bagi yang SKAKPT-nya telah terbit, proses pencairan tunjangan sudah mulai berjalan secara bertahap pada pekan ini,” kata Dirjen Pendis Amien Suyitno di Jakarta, Kamis (5/3/2026).
Ia menjelaskan, percepatan penerbitan SKAKPT terus dilakukan agar guru madrasah yang telah memenuhi syarat administrasi dapat segera menerima haknya.
“Sesuai arahan Menteri Agama Nasaruddin Umar, kami terus mempercepat proses penerbitan SKAKPT agar hak para guru madrasah dapat segera diterima,” ujarnya.
Berdasarkan data pemrosesan SKAKPT pada 2 dan 4 Maret 2026, dari total 405.438 guru madrasah yang memiliki Nomor Registrasi Guru (NRG), sebanyak 246.449 SKAKPT telah diterbitkan.
Jumlah tersebut termasuk 32.081 guru yang dinyatakan lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG) 2025.
Sementara itu, sekitar 158.989 guru lainnya masih dalam tahap finalisasi administrasi sebelum SKAKPT diterbitkan pada tahap berikutnya.
Ditjen Pendidikan Islam juga telah menyiapkan jadwal penerbitan lanjutan SKAKPT. Tahap ketiga direncanakan terbit pada 7 Maret, sedangkan tahap keempat pada 9 Maret 2026.
Dengan penerbitan bertahap tersebut, pemerintah berharap proses penyaluran TPG bagi guru madrasah dapat semakin dipercepat.
Menurut Suyitno, penyaluran tunjangan profesi merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan guru sekaligus penghargaan atas profesionalitas mereka dalam dunia pendidikan.
“TPG adalah bentuk penghargaan negara atas dedikasi dan profesionalitas guru dalam mendidik generasi bangsa. Karena itu, kami berupaya memastikan penyalurannya semakin cepat, tepat, dan akuntabel,” tegasnya.
Kemenag juga terus melakukan pemutakhiran data serta penguatan sistem digitalisasi administrasi agar penyaluran TPG dapat berjalan lebih transparan dan tepat sasaran.
“Kami juga berharap para guru madrasah dapat terus meningkatkan semangat pengabdian dalam mencetak generasi unggul serta memperkuat kualitas pendidikan Islam di Indonesia,” tandasnya.












