Kapolsek Benai dan Kades Gunung Kesiangan Sambangi Nenek Siti Fatimah, Wujud Kepedulian Tanpa Banyak Kata

Metro24, Kuantan Singingi – Kepedulian terhadap sesama kembali terlihat di Kecamatan Benai. Kapolsek Benai IPDA Muhammad Ali Sodiq bersama Kepala Desa Gunung Kesiangan Firdaus, S.Ag menyambangi kediaman sementara nenek Siti Fatimah di Pulau Ingu, Jumat (8/5/2026), setelah rumahnya beberapa waktu lalu hangus dilalap si jago merah.

 

Kebakaran tersebut membuat nenek Siti kehilangan tempat tinggal dan sebagian besar harta bendanya. Mendengar kabar itu, Kapolsek Benai bersama Kepala Desa Gunung Kesiangan dan sejumlah unsur masyarakat bergerak untuk melihat langsung kondisi yang dialami oleh nenek Siti.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan menyerahkan bantuan sebagai bentuk kepedulian kepada sesama warga yang sedang tertimpa musibah. Kehadiran mereka juga menjadi dukungan moral agar nenek Siti tetap kuat menghadapi cobaan.

 

Kapolsek Benai IPDA Muhammad Ali Sodiq menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kebersamaan masyarakat.

 

“Kegiatan ini sebagai bentuk kolaborasi dari semua unsur di masyarakat Benai untuk sama-sama bahu membahu serta memupuk kembali tenggang rasa dan persaudaraan yang tinggi,” ujarnya.

 

Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut bukan sekadar simbol, melainkan bentuk kepedulian bersama ketika ada warga yang membutuhkan uluran tangan.

 

Kepala Desa Gunung Kesiangan Firdaus, S.Ag .juga menyampaikan, kehadirannya dirumah nenek Siti adalah bentuk kecintaan sesama manusia, dan rasa kepedulian.

 

“Jika ada saudara kita yang tertimpa musibah, sudah seharusnya kita hadir memberikan dukungan, ini adalah bentuk empati kita sesama manusia, semoga Allah kuatkan nenek Siti ujarnya.

 

Sementara itu kades Pulau Ingu, Dede kurniawan mendapatkan kabar warganya di Kunjungi dan mendapatkan bantuan mengucapkan terimakasih.

 

“Kami ucapkan terimakasih atas perhatian yang diberikan kepada nenek Siti oleh Kapolsek Benai bersama Kades Gunung Kesiangan, semoga itu bisa meringankan beban warga kami yang tertimpa musibah, ujarnya.

 

Melalui kolaborasi antara aparat kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat, diharapkan nenek Siti dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik.

Kehadiran Kapolsek dan rombongan di Pulau Ingu menjadi gambaran bahwa nilai kemanusiaan dan solidaritas tetap hidup.

(Albi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *