Metro24, Gresik — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia Kabupaten Gresik menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Pelantikan Kelompok Kerja (Pokja) periode 2026–2031 pada Minggu (24/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor DPD LDII Gresik tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi, menyusun arah program kerja, sekaligus memperkuat kontribusi sosial LDII di tengah masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, DPD LDII Gresik melantik sejumlah Pokja, meliputi Pemuda LDII, Wanita LDII, Falakiyah LDII, serta LINES (LDII News Network). Pembentukan dan pelantikan Pokja ini diharapkan mampu memperkuat peran organisasi dalam berbagai bidang, mulai dari pembinaan generasi muda, pemberdayaan perempuan, penguatan dakwah, hingga penyebaran informasi dan literasi digital.
Ketua DPD LDII Gresik, KH. Khusnul Hamidi, menegaskan bahwa Rakerda dan pelantikan Pokja bukan sekadar agenda organisasi, tetapi bagian dari upaya membangun semangat kolaborasi dan pengabdian untuk masyarakat.
“Kami berharap melalui Rakerda dan pelantikan Pokja ini, seluruh jajaran dapat bersama-sama meningkatkan amal saleh dan pengabdian untuk membangun organisasi yang inovatif, adaptif, dan mampu memperkuat ketahanan sosial berbasis kearifan lokal di Bumi Gresik Kota Santri,” ujarnya.
Menurutnya, tantangan sosial yang terus berkembang membutuhkan organisasi yang tidak hanya solid secara internal, tetapi juga mampu hadir memberikan solusi dan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, setiap Pokja diharapkan mampu menjalankan program yang relevan dengan kebutuhan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keagamaan dan budaya lokal.
Sementara itu, Wakil Ketua DPW LDII Jawa Timur, KH. Abdul Muis Zuhri, dalam arahannya menekankan pentingnya kaderisasi berkelanjutan sebagai fondasi utama keberlangsungan organisasi. Ia menyebut regenerasi kepemimpinan harus dibarengi dengan penguatan kualitas sumber daya manusia dan semangat kolaborasi lintas sektor.
“Penguatan kaderisasi harus terus dilakukan agar organisasi memiliki generasi penerus yang tangguh, profesional, dan mampu menjawab tantangan zaman. Selain itu, kolaborasi dengan pemerintah daerah, pemberdayaan umat, serta kontribusi sosial harus semakin diperkuat,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa organisasi kemasyarakatan memiliki peran strategis dalam menjaga harmoni sosial, memperkuat persatuan, serta membantu pembangunan daerah melalui program-program yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.
Rakerda ini turut menjadi forum evaluasi dan penyusunan program kerja lima tahun ke depan agar seluruh bidang dan Pokja dapat berjalan lebih terarah dan sinergis. Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, LDII Gresik diharapkan semakin mampu menghadirkan program yang inovatif, responsif, dan memberi dampak positif bagi masyarakat luas.
Melalui Rakerda dan pelantikan Pokja periode 2026–2031 ini, LDII Gresik menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia, penguatan nilai keagamaan, serta menjaga ketahanan sosial di tengah dinamika kehidupan masyarakat modern.
(Redho)












