News  

Semangat Sosial Tanpa Batas, GMPK Pasuruan Raya Terus Bergerak Bantu Warga di Kecamatan Tutur

Metro24, PASURUAN – Semangat kemanusiaan yang ditunjukkan Gerakan Masyarakat Peduli Kemanusiaan (GMPK) Pasuruan Raya patut mendapat apresiasi. Meski tanpa dukungan sarana dari pihak manapun, para relawan GMPK di Kecamatan Tutur terus bergerak membantu masyarakat yang membutuhkan dengan mengandalkan kemampuan dan fasilitas pribadi.

 

Salah satu bentuk pengorbanan tersebut terlihat dari penggunaan kendaraan pribadi milik Sugeng, Ketua RW di Desa Pungging, Kecamatan Tutur. Mobil APV berwarna merah miliknya selama ini digunakan sebagai sarana operasional dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan yang dilakukan GMPK.

 

Tak hanya itu, Ketua Koordinator GMPK Kecamatan Tutur, Suyono, juga menunjukkan dedikasi luar biasa. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai peternak sapi perah itu rela menjual salah satu sapi miliknya demi membeli sebuah mobil APV berwarna hitam yang akan digunakan sebagai kendaraan operasional kegiatan sosial GMPK.

Menurut Suyono, langkah tersebut dilakukan karena kepeduliannya terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan, terutama dalam kondisi darurat maupun kegiatan sosial lainnya di wilayah Kecamatan Tutur.

 

“Kami bergerak murni karena rasa kemanusiaan. Selama ini kegiatan sosial dilakukan secara swadaya dengan memanfaatkan sarana yang ada. Semoga apa yang kami lakukan bisa bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Suyono.

 

Ia juga berharap ke depan semakin banyak pihak, baik individu maupun lembaga, yang tergerak untuk menjadi donatur dan turut mendukung kegiatan-kegiatan sosial GMPK di Kecamatan Tutur.

 

“Kami berharap ada donatur yang bersedia membantu agar kegiatan kemanusiaan yang kami lakukan bisa berjalan lebih maksimal dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.

 

Dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang tinggi, GMPK Pasuruan Raya terus berupaya hadir di tengah masyarakat sebagai wadah kemanusiaan yang siap membantu tanpa membedakan latar belakang maupun kondisi warga yang membutuhkan pertolongan.

(Redho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *