News  

Garuda Hibahkan Pesawat untuk Manasik Jemaah Aceh

Banda Aceh. Metro24 – Fasilitas manasik haji di Aceh kini bertambah. Sebuah pesawat hibah dari Garuda Indonesia resmi ditempatkan di Asrama Haji Kelas I Aceh dan akan digunakan sebagai sarana simulasi perjalanan bagi calon jemaah haji.

Pesawat tersebut merupakan Boeing 737 yang sebelumnya dioperasikan oleh Citilink. Setelah dirakit ulang, pesawat ini dilengkapi berbagai fasilitas pendukung yang dibuat menyerupai kondisi pesawat aktif. Calon jemaah dapat mempraktikkan langsung proses masuk kabin, penyimpanan barang, penggunaan sabuk pengaman, hingga prosedur selama penerbangan.

Peresmian fasilitas ini dilakukan Minggu (15/2/2026). Acara tersebut dihadiri Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak, Direktur Utama Garuda Indonesia Glenny H. Kairupan, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, serta Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah.

Dalam sambutannya, Dahnil menegaskan bahwa pesawat ini bukan hanya simbol, tetapi sarana pembelajaran yang dirancang untuk membangun kesiapan jemaah sebelum berangkat ke Tanah Suci.

“Pesawat ini kami hadirkan agar jemaah bisa merasakan langsung suasana penerbangan haji. Dengan begitu, saat hari keberangkatan tiba, jemaah sudah lebih tenang, tidak cemas, dan memahami apa yang harus dilakukan,” ujar Dahnil.

Ia juga menyoroti keterkaitan sejarah Aceh dengan lahirnya maskapai nasional. Menurutnya, dukungan masyarakat Aceh terhadap pesawat pertama, Seulawah RI-001, menjadi fondasi penting bagi dunia penerbangan Indonesia.

“Sejarah mencatat, pesawat Garuda pertama lahir dari dukungan rakyat Aceh. Maka hari ini, pemerintah ingin memberikan penghormatan sekaligus manfaat nyata bagi jemaah Aceh,” tambahnya.

Lebih lanjut, Dahnil menekankan bahwa manasik haji tidak hanya berkaitan dengan rukun dan wajib haji, tetapi juga kesiapan perjalanan, terutama bagi jemaah lanjut usia.

“Manasik tidak hanya soal rukun dan wajib haji, tetapi juga kesiapan perjalanan. Kita ingin jemaah, khususnya lansia, merasa aman dan percaya diri sejak dari embarkasi hingga tiba di Tanah Suci,” tutup Dahnil.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *