Metro24, Bengkalis, 10 Juni 2026– Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bengkalis, **Ergi**, menyatakan dukungan moral kepada M. Dhava Fadillah Ary Saputra, Anggota Koperasi Produsen Tani Hutan Usaha Baru (KUB) sekaligus Sekretaris Jenderal Ikatan Pelajar Mahasiswa Kabupaten Bengkalis (IPMKB), yang saat ini menjadi sorotan setelah aktif mempertanyakan transparansi pengelolaan dana koperasi.
Menurut Ergi, HMI Cabang Bengkalis tidak berada pada posisi untuk mencampuri urusan internal koperasi. Namun sebagai organisasi yang menjunjung nilai-nilai keadilan, keterbukaan, dan keberanian menyampaikan kebenaran, HMI merasa perlu menyampaikan sikap atas berkembangnya informasi mengenai dugaan tekanan terhadap Dhava akibat aktivitasnya mempertanyakan laporan pertanggungjawaban koperasi.
“Kami tidak masuk ke dalam konflik internal KUB. Tetapi kami menilai bahwa setiap anggota organisasi memiliki hak untuk bertanya, meminta penjelasan, dan meminta pertanggungjawaban kepada pengurus yang diberi amanah. Itu adalah prinsip dasar organisasi yang sehat,” ujar Ergi.
Menurutnya, apa yang disampaikan Dhava selama ini tidak lebih dari permintaan agar pengurus koperasi menjelaskan pengelolaan dana yang menjadi hak anggota.
“Yang dipertanyakan bukan kepentingan pribadi. Yang dipertanyakan adalah laporan pertanggungjawaban pengelolaan dana koperasi yang nilainya mencapai miliaran rupiah. Jika ada anggota yang meminta penjelasan mengenai dana organisasi, maka itu adalah hak yang harus dihormati,” katanya.
### Jangan Takut Bertanya
Ergi menegaskan bahwa mahasiswa dan anggota organisasi tidak boleh dibuat takut untuk menyampaikan pendapat atau mempertanyakan sesuatu yang menjadi haknya.
“Organisasi yang besar lahir dari keberanian anggotanya untuk berpikir kritis. Jangan sampai muncul budaya takut bertanya. Karena ketika anggota mulai takut berbicara, maka organisasi akan kehilangan mekanisme kontrol yang sehat,” tegasnya.
Menurut Ergi, koperasi yang memiliki sekitar **2.535 anggota** tersebut harus menjadikan transparansi sebagai prioritas utama agar kepercayaan anggota tetap terjaga.
“Semakin besar organisasi, semakin besar pula kewajiban untuk terbuka kepada anggotanya. Transparansi bukan ancaman, melainkan fondasi kepercayaan,” ujarnya.
### HMI Bengkalis Siap Mengawal Nilai Keterbukaan
Ergi juga menyampaikan bahwa HMI Cabang Bengkalis akan terus mengawal nilai-nilai keterbukaan dan demokrasi organisasi di tengah masyarakat.
“Kami tidak sedang membela individu. Kami membela hak anggota untuk mengetahui. Kami membela prinsip bahwa amanah harus dipertanggungjawabkan. Dan kami membela ruang demokrasi agar setiap orang dapat menyampaikan pendapatnya tanpa rasa takut,” katanya.
Ia berharap seluruh pihak dapat menyelesaikan persoalan melalui mekanisme organisasi yang baik, dengan mengedepankan musyawarah, keterbukaan, dan penghormatan terhadap hak anggota.
### Pernyataan Sikap Ketua HMI Cabang Bengkalis
> *”Meminta pertanggungjawaban bukan kejahatan. Bertanya bukan permusuhan. Dan memperjuangkan hak anggota bukanlah kesalahan. Karena organisasi yang kuat bukan organisasi yang anti kritik, melainkan organisasi yang berani mempertanggungjawabkan amanahnya.”*
**Ergi**
**Ketua Umum HMI Cabang Bengkalis**
—












