Metro24, BUDURAN – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional tidak hanya dilakukan melalui program pemerintah, tetapi juga melalui kolaborasi nyata di tingkat desa. Seperti yang terlihat di Desa Banjarkemantren, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, saat Bhabinkamtibmas setempat, Aiptu Wasis Setyo Hidayat, bersama kelompok tani dan perangkat desa melakukan pemantauan serta perawatan tanaman terong, Jumat (12/6/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di lahan pertanian yang dikelola warga sebagai bagian dari upaya mendukung ketersediaan pangan dan meningkatkan produktivitas hasil pertanian. Dengan penuh keakraban, Aiptu Wasis berdialog dengan petani mengenai perkembangan tanaman, teknik perawatan, hingga berbagai tantangan yang dihadapi dalam proses budidaya.
Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah aktivitas pertanian menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif mendukung program-program yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
Kapolsek Buduran Kompol Subadri, S.Sos., mengatakan bahwa pendampingan kepada kelompok tani merupakan salah satu bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan yang saat ini menjadi perhatian bersama.
“Ketahanan pangan merupakan kebutuhan mendasar bagi masyarakat. Karena itu, kami terus mendorong anggota untuk aktif mendampingi dan memberikan motivasi kepada para petani agar semakin semangat dalam mengembangkan sektor pertanian di wilayahnya,” ujar Kompol Subadri.
Melalui kegiatan yang mengedepankan kebersamaan tersebut, Polsek Buduran dan Polresta Sidoarjo terus membangun sinergi dengan masyarakat guna mendukung terwujudnya swasembada pangan. Langkah ini juga sejalan dengan arahan Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Dr. Christian Tobing dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.
Selain itu, kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari Program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat sektor pertanian sebagai pondasi menuju kemandirian pangan nasional.
Di tengah hamparan tanaman terong yang tumbuh subur, terlihat semangat gotong royong yang menjadi kekuatan utama masyarakat desa. Ketika petani, perangkat desa, dan Polri bekerja bersama, bukan hanya tanaman yang terawat dengan baik, tetapi juga harapan untuk mewujudkan ketahanan pangan dan swasembada pangan yang semakin kuat.
Kebersamaan tersebut menjadi cerminan bahwa menjaga masa depan pangan bangsa dapat dimulai dari langkah sederhana di tingkat desa, melalui kerja keras petani yang didukung penuh oleh pemerintah dan aparat keamanan yang senantiasa hadir di tengah masyarakat.
(Redho)












