Kuantan Singingi – Keterlibatan salah satu oknum terkait tambang emas yang di duga ilegal tepatnya Desa Kebun Lado Kec. Singingi masyarakat memastikan itu milik Mas Yayan dekat jembatan DMR berdomisili di Trans, bahkan beliau memiliki bebrapa titik lokasi. Senin 2/11/26.
Untuk memastikan informasi tersebut, tim awak media melakukan investigasi kelapangan beberapa hari yang lalu dan sampai saat berita ini di terbitkan pemilik Mas Yayan belum bisa di konfirmasi.
Menurut awak media metro24 nomor telfon yang diduga milik Mas Yayan telah Memblokir kontak wartawan agar gampang menghindar dari wawancara demi melancarkan bisnisnya.
Hal ini di benarkan oleh salah satu pekerja saat ditemui di lokasi kerja PETI Desa Kebun Lado “langsung aja hubungi pemiliknya, nomornya kami tidak ada” Ujar anggitanya.
Sementara itu salah seorang masyarakat juga membenarkan keberadaan titik lokasi PETI Yayan ” Kalau tidak salah di F7 itu ada 3 Rakit dompeng Mas Yayan juga “ujarnya
Keterlibatan Mas Yayan menurut awak media adalah sistem kerja pintar, pasalnya jika ada penertiban olah pihak Aparat Penegak Hukum ia tidak berada di lokasi dan bisa lari dari jeratan hukum.
Berdasarkan investigasi tim awak media sesosok Mas Yayan memang sulit di jumpai, jangankan di lokasi PETI Nya, di kediamannya saja Desa Sei Keranji belum tentu ketemu… Red
“Mas Yayan memang tinggal di Desa ini, tapi belakangan ini kami juga jarang ketemu beliau ” Ujar Masyarakat Desa Sei Keranji
Tempat terpisah dengan marasumner yang berbeda menjelaskan ” Mungkin ia sengaja menghilang dari wawancara wartawan atau APH ” Ujarnya singkat.
Selanjutnya apakah Aparat Penegak Hukum (APH) mengetahui sesosok tersebut dan atau pernah memburunya?
Untuk mengungkap siapa sebenarnya Mas Yayan yang diduga pemilik PETI Desa Kebun Lado diminta tim unit Polsek Singingi melakukan investigasi langsung lokasi tambanh emasnya.










